Universitas Islam As‑Syafi’iyah: Pendidikan Islam Berkualitas – Universitas Islam As‑Syafi’iyah (UIA) adalah salah satu perguruan tinggi swasta Islam terkemuka di Indonesia. Selain unggul secara akademik, kampus ini berakar kuat pada nilai‑nilai Islam Ahlussunnah wal Jama’ah. Dengan demikian, UIA berperan sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan keislaman yang relevan dengan tantangan modern.
Sejarah dan Perkembangan UIA
Sejarah UIA berawal jauh sebelum statusnya sebagai universitas. Kepedulian KH. Abdullah Syafi’ie terhadap pendidikan Islam dimulai pada 1928, ketika ia mendirikan madrasah yang kemudian berkembang menjadi Perguruan As‑Syafi’iyah. Kemudian, pada 14 November 1965, Akademi Pendidikan Islam (AKPI) resmi berdiri.
Beberapa tahun kemudian, AKPI berubah status menjadi Universitas Islam As‑Syafi’iyah pada 12 Maret 1969. Perubahan ini menandai transformasi dari pendidikan menengah menjadi perguruan tinggi yang mampu melahirkan intelektual muslim berkualitas. Sejak saat itu, UIA menekankan pengembangan karakter dan akhlak mulia, sekaligus menjaga integrasi ilmu pengetahuan dengan pendidikan agama.
Baca Juga: Mengenal STIMATA: Sekolah Tinggi Informatika Berkualitas
Visi, Misi, dan Tujuan Pendidikan
UIA menempatkan visinya sebagai pusat kajian dan pengembangan agama, ilmu pengetahuan, serta teknologi. Dengan demikian, universitas menghasilkan lulusan mandiri dan kompeten, siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Misi kampus meliputi tiga pilar utama. Pertama, melaksanakan pendidikan yang mengintegrasikan ilmu dan agama. Kedua, mendorong riset yang berdampak bagi pengembangan ilmu pengetahuan. Ketiga, melakukan pengabdian kepada masyarakat sebagai wujud kontribusi sosial. Pendekatan ini menjadikan UIA lebih dari sekadar lembaga pendidikan; kampus berperan sebagai agen perubahan di komunitas Muslim.
Program Studi dan Fasilitas Kampus
UIA menawarkan beragam program studi, mencakup ilmu agama, hukum, ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan teknologi. Universitas memiliki enam fakultas utama: Agama Islam, Hukum, Ekonomi dan Bisnis, Sains dan Teknologi, Keguruan dan Ilmu Pendidikan, serta Ilmu Kesehatan.
Setiap fakultas menyajikan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan industri, sambil menanamkan nilai‑nilai Islam dalam setiap proses pembelajaran. Selain itu, kampus menyediakan fasilitas modern, termasuk perpustakaan, laboratorium, ruang kuliah representatif, serta ruang ibadah dan kegiatan spiritual. Dengan demikian, mahasiswa dapat menyeimbangkan pengembangan intelektual dan kehidupan religius mereka.
Prestasi, Alumni, dan Inovasi
Alumni UIA tersebar di berbagai sektor, termasuk pendidikan, hukum, dakwah, bisnis, dan pemerintahan. Banyak yang menjadi pemimpin yang memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui penerapan ilmu dan nilai yang diperoleh di kampus.
Selain itu, UIA baru‑baru ini meluncurkan As‑Syafi’iyah Halal Center (AHC). Pusat ini berfungsi sebagai tempat kajian dan pemeriksaan produk halal, meningkatkan kepercayaan umat Islam terhadap makanan dan barang konsumsi halal. Inisiatif ini menunjukkan komitmen UIA terhadap kesejahteraan umat dan penerapan ilmu pengetahuan berdasarkan prinsip keislaman.
Kesimpulan
Universitas Islam As‑Syafi’iyah menawarkan lebih dari sekadar pendidikan tinggi. Dengan fondasi kuat pada nilai Islam dan misi jelas untuk menghasilkan lulusan unggul secara intelektual dan spiritual, UIA menjadi pilihan tepat bagi calon mahasiswa. Selain itu, komitmen kampus terhadap inovasi, pengabdian masyarakat, dan kontribusi sosial menempatkan UIA sebagai institusi pendidikan yang relevan dan berpengaruh dalam membentuk masa depan bangsa.
